Bulan ramadhan ternyata mampu membawa wakil-wakil rakyat kita di DPR RI untuk menggodok RUU Pornografi. Hikmah ramadhan jelas terasa berbaur di ruang sidang DPR RI kita rupanya…..syukur alhamdulillah kalo hal ini memang benar-benar tulus dari hati mereka….bukan sekedar intrik politik menjelang Pemilu tahun 2009 untuk menarik simpati pemilih…
Terlepas dari semua itu, RUU ini bikin gerah pihak-pihak yang mengatas namakan seni untuk memamerkan auratnya…tentunya wanita-wanita seni “yang terhormat”…. mereka ini adalah pihak-pihak yang ‘terlalu’ bangga dengan karunia Tuhan yang diberikan kepadanya sehingga merasa berhak untuk memanfaatkan kemolekan tubuhnya demi mendapatkan rupiah dan dollar.
Sudah seharusnya pemerintah mengatur batasan-batasan dalam cara berpenampilan di muka umum apalagi hal ini mengganggu orang lain. Penulis sendiri tidak munafik, bahwasanya senang juga melihat kaum hawa yang miskin benang di tubuhnya, tapi penulis menyadari juga bahwa hal ini melanggar norma-norma agama yang suci….dan tentunya dapat merusak otak generasi muda kita….memang, semua tergantung pada diri masing-masing…akan tetapi apakah benar kita ini sampai setebal itu keimananan kita ??? sangat meragukan….toch….
Hidup DPR maju terus pantang mundur…… terlepas dari korupsi yang ada di sana lho…..
Filed under: Umum